Legislator minta Pemprov DKI jaga ketersediaan air bersih dan pangan


Jakarta(CXN Indonesia), Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike meminta Pemprov DKI untuk menjaga ketersediaan air bersih dan pangan dalam mengantisipasi fenomena El Nino dengan intensitas kuat yang berpotensi memicu kemarau panjang.

"Di luar permasalahan lingkungan yang ada, kita juga menghadapi ancaman faktor alam, yakni El Nino yang cukup ekstrem. Ini harus diantisipasi bersama, karena tantangan kita bukan hanya fiskal, tetapi juga kondisi alam," kata Yuke di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi terjadinya El Nino Godzila pada pertengahan tahun 2026.

Oleh karena itu, langkah antisipasi harus dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dengan mengimbau masyarakat untuk mulai menghemat penggunaan air dan kebutuhan pokok, serta meningkatkan kesadaran terhadap ketahanan pangan rumah tangga karena kesiapan masyarakat menjadi kunci menghadapi ketidakpastian durasi fenomena tersebut.

"Kami harap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan langkah strategis, termasuk memastikan stok pangan tetap aman. Selain itu pentingnya kerja sama dengan daerah lain dalam menjaga pasokan kebutuhan pokok masyarakat," ujarnya.

Anggota DPRD DKI dari daerah pemilihan (dapil) Jaksel itu mendorong upaya mitigasi lingkungan seperti pembuatan biopori, sumur resapan, hingga optimalisasi ruang terbuka hijau untuk menampung air.

"Penanaman pohon juga penting untuk membantu menjaga cadangan air tanah selama musim kemarau," kata dia.

Mengacu pada prediksi BMKG, Yuke menyebut sebelum puncak El Nino, potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi. Oleh karena itu, koordinasi lintas instansi dinilai krusial.

Ia juga mengingatkan meningkatnya risiko kebakaran saat musim kemarau. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk kemungkinan langkah tambahan seperti modifikasi cuaca jika diperlukan.

"Yang terpenting adalah kesiapan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, agar dampak dari kemarau panjang ini bisa diminimalkan," ujarnya.

Previous Post Next Post