Hal tersebut disampaikan saat menanggapi terkait persiapan Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) dalam menyiarkan Piala Dunia 2026, salah satu yang jadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan Direktur Utama LPP TVRI, pada Rabu (28/1).
"Saat ini, TVRI memiliki pemancar terbanyak se-Indonesia," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
TVRI punya 361 pemancar yang di situ ada 189 pemancar digital yang sudah aktif. "Ini jauh lebih banyak dari pemancar televisi swasta, yang paling banyak 50 pemancar dan itu pun mereka hanya ada di kota-kota besar," katanya.
Menurut Hamim, dengan pemancar yang dimiliki, TVRI dapat menjangkau (coverage) populasi 73 persen jumlah penduduk Indonesia. Meski masih ada wilayah yang tidak terjangkau (blankspot).
"Mengapa masih ada wilayah 'blanks pot'? Hal itu dikarenakan TVRI tidak diberikan anggaran oleh pemerintah untuk membereskan wilayah 'blank spot' tersebut," katanya.
Komisi VII DPR RI mendukung penuh penyiaran Piala Dunia 2026 oleh LPP TVRI untuk memberikan kegembiraan bagi rakyat sebagai wujud kehadiran negara.
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay pun meminta kepada LPP RRI dan Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA agar turut hadir dalam meningkatkan dukungan publikasi penyelenggaraan penyiaran piala dunia yang lebih berkualitas.
"Kalau saya yang paling utama, TVRI begitu menyiarkan ini, nama dia naik, orang nonton, itu dulu," kata Saleh dalam rapat bersama TVRI, RRI dan ANTARA di komplek parlemen, Jakarta, Rabu (28/1).
Di samping itu, dia meminta TVRI untuk memperbaiki jaringan-jaringan sistem penyiaran agar tayangan Piala Dunia mampu disiarkan merata di seluruh wilayah Indonesia.
"Dengan demikian, orang bisa nonton nih. Kalau soal untung saya nggak ngerti, itu urusan bisnis," katanya.
Namun, jika TVRI bisa meraup keuntungan dari penyiaran tersebut, menurut Saleh, akan lebih baik lagi. Untuk itu, dia meminta TVRI untuk mengelola hal tersebut dengan baik dan benar.
"Kan ini masih ada 4,5 bulan sebelum penayangan ini, tentu ini akan kita evaluasi kerja-kerja TVRI, dengan demikian kita kasih masukan," katanya.
Untuk itu, Saleh juga meminta kepada TVRI untuk menyampaikan data proyeksi finansial atas hak siar Piala Dunia 2026 guna melihat dampaknya pada aspek anggaran dan peningkatan ekonomi masyarakat.